Penyakit Knker saluran pernafasan merentang mulai dari hidung hingga paru-paru. Ada yang tergolong jinak, namun
banyak pula yang dikelompokkan
sebagai kanker ganas dimana
pertumbuhan sel-sel kanker
berlangsung menyebar cepat ke
bagian tubuh lain. Karenanya, kenali
jenis-jenis penyakit kanker
pernafasan.
Apapun jenis kanker saluran
pernafasan yang ada, ketika terkena
maka fungsi pernafasan akan
terganggu. Pasokan oksigen di dalam
sel darah akan berkurang yang
akhirnya berdampak pada kinerja
organ tubuh yang lain.
Selain itu, kanker saluran pernafasan
juga mengganggu kemampuan
saluran pencernaan semisal jika
terjadi di tenggorokan atau di
kerongkongan. Kemampuan menelan
makan berkurang karena nyeri yang
timbul, hingga berakibat minimnya
nutrisi yang masuk ke tubuh. Berikut
beberapa jenis kanker pernafasan.
1. Kanker Tenggorokan
Kanker tenggorokan terjadi akibat
sel-sel normal di tenggorokan
berkembang menjadi sel abnormal
atau sel kanker. Beberapa pemicunya
diantaranya oleh rokok, alkohol, virus
HPV, virus coxsackie, bakteri
stekprotokokus, batuk menahun yang
berkepanjangan, kukarangan nutrisi
yang baik seperti sayuran dan buah-
buahan.
Dampak yang dirasakan akibat
kanker tenggorokan adalah demam,
kesulitan menelan makanan, batuk,
gangguan pada pendengaran dan
penurunan berat badan.
2. Kanker Pita Suara
Penyakit kanker pita suara termasuk
jenis kanker ganas yang mana
pertumbuhan sel-sel kanker
berlangsung cepat. Penyebab
utamanya boleh jadi karena asap
rokok baik perokok aktif maupun
pasif, polusi udara, dan minuman
beralkohol, Mengkomsumsi makanan
yang bersifat asam, junk food dan
bergula termasuk makanan yang
dibakar, rawan memicu tumbuhnya
sel-sel kanker.
Gejala yang mudah dikenali dari
kanker pita suara adalah suara
menjadi sesak, susah menelan
makanan bahkan terasa nyeri, dahak
berdahak, telinga terasa sakit hingga
ke kelenjar getah bening.
3. Kanker Nasofaring
Kanker pernafasan (nasofaring)
ternyata sangat membahayakan.
Kanker ini menyerang bagian organ
yang terletak di bagian rongga mulut
dan hidung yang berhubungan
langsung dengan telinga tengah.
Kanker nasofaring merupakan jenis
kanker yang tergolong jarang dalam
kelompok kanker kepala dan leher.
Dalam dunia kedokteran, jenis
kanker ini tergolong ganas. Ciri-ciri
atau utama tanda kanker nasofaring
diantaranya kesulitan bernafas
karena penyempitan pada daerah
nasaforing, gangguan berbicara
dengan produksi suara yang
Terdengar sengau, serta adanya
gangguan pendengaran.
Selain gejala utama tersebut, gejala
lain yang harus diperhatikan
diantaranya adanya benjolan di
hidung dan leher, sakit tenggorokan,
kesulitan bernafas dan berbicara,
wajah nyeri atau mati rasa, hidung
tersumbat dan beberapa gejala
lainnya.
Hingga saat ini belum diketahui
penyebab pasti kanker nasofaring.
Namun kanker ini sangat erat
kaitannya dengan virus epstein-barr
(EBV). Kendati pada infeksi EBV
umum, tidak semua orang yang
terinfeksi EBV akan mengembangkan
kanker nasofaring.
Share this