MPASI merupakan kepanjangan
dari Makanan Pengganti Air Susu
Ibu, yang dapat diberikan setelah
bayi berusia 6 bulan. Orang tua
dan pengasuh terkadang bingung
dengan bagaimana membuat dan
bahan makanan apa yang dapat
digunakan untuk membuat
MPASI. Berikut akan disajikan
beberapa informasi mengenai
beberapa resep MPASI yang dapat
Anda coba buat sendiri di rumah.
Prinsip Pemberian MPASI pada 6
Bulan Pertama
Prinsip utama makanan dalam
pemberian MPASI pada bayi
berusia 6 bulan adalah lembut dan
dihaluskan. Menu tunggal dapat
diberikan pada hari pertama
hingga hari ke 14 dengan prinsip
pengenalan sumber karbohidrat,
sayuran dan buah dengan
frekuensi 1 – 2 kali per hari.
Pada hari ke 14 hingga 21 hari,
Anda sudah dapat mencampur
semua sumber gizi. Kenalkan
anak pada aneka sumber protein
hewani, nabati dan lemak
tambahan. Berikan sumber protein
tersebut bersama karbohidrat dan
sayuran. Tingkatkan frekuensi
makannya hingga 2 – 3 kali per
hari dengan tambahan camilan
sehat.
Selepas 21 hari berikan sumber
gizi yang seimbang namun tetap
variatif dengan prinsip 4 bintang.
Yakni makanan harus mengandung
karbohidrat (sumber tenaga),
protein hewani dan protein nabati
(zat pembentuk), serta sayur dan
buah (sumber vitamin dan
mineral). Lengkapi dengan unsur
penunjang lemak tambahan
bintang keempat seperti santan
atau minyak kelapa sebagai
pengikat nutrisi.
Proses menghaluskan sumber
makanan dapat menggunakan
saringan kawat, blender atau baby
food grinder yang kemudian jika
perlu dapat disaring kembali
hingga halus. Untuk tekstur yang
berserat dan sumber protein,
rebus atau kukus dahulu beberapa
bahan makanan sampai matang
sebelum diolah. Anda dapat pula
menambahkan ASI atau susu
formula dalam puree atau hasil
saringan/blender menu MPASI
untuk memperkaya kandungan
gizinya.
Resep MPASI Buah pada 6 Bulan
Pertama
Buah merupakan sumber makanan
yang kaya akan Vitamin dan zat
nutrisi. Memberikan MPASI dari
buah-buahan menjadi pilihan
utama dan sangat disarankan pada
menu tunggal 6 bulan pertamanya.
Beberapa buah yang dapat
digunakan antara lain:
1. Pisang
Pisang merupakan buah yang
tidak mengenal musim, sehingga
dapat mudah untuk dapatkan.
Jenis pisang ambon, raja atau
sunpride adalah jenis yang banyak
digunakan untuk membuat MPASI.
Terdapat kandungan Vitamin A,
fosfor, kalium dan asam folat yang
sangat bermanfaat dan dibutuhkan
bagi pertumbuhan dan
perkembangan bayi pada usia 6
bulan.
Tekstur buah pisang yang lunak
memudahkan Anda dalam
pengolahannya sebagai MPASI.
Sebagai menu tunggal cukup kerok
dan lumatkan setengah buah
pisang dengan sendok ke mudian
tambahkan ASI atau susu formula
untuk memperkaya kandungan
gizi.
2. Alpukat
Alpukat memiliki tekstur yang
lunak. Kaya dengan kandungan
protein, kalsium, lemak,
karbohidrat, zat besi, Vitamin A,
Vitamin B1, Vitamin C dan serat
sehingga puree alpukat dapat
menjadi pilihan menu tunggal
MPASI 6 bulan pertama. Kerok dan
lumatkan buah alpukat berserta
campuran ASI atau susu formula
dapat menjadi pilihan mudah Anda
menyiapkan MPASI untuk buah
hati.
3. Pepaya
Bayi yang baru saja memulai
MPASI biasanya akan mengalami
sembelit. Untuk melancarkan BAB
nya, berikan buah papaya yang
telah dihaluskan. Namun, untuk
beberapa bayi justru mengalami
sembelit setelah mengkonsumsi
buah pepaya. Sehingga Perhatikan
dengan baik reaksi anak pada
masa pemberian MPASI
pertamanya.
Pepaya banyak mengandung
Vitamin A, B1, B2, Vitamin C,
Vitamin E dan kaya akan serat dan
enzim yang berguna untuk
pencernaan bayi (enzim papin).
Cara penyajian dapat dihaluskan
dengan saringan atau blender
sebentar lalu tambahkan ASI dan
susu formula.
4. Perasan Air Jeruk
Perasan air jeruk juga sangat baik
untuk diberikan sebagai campuran
puree buah karena kandungannya
antara lain kalsium, kalium,
Vitamin C, Vitamin A, asam folat.
Perasan air jeruk ini juga
berfungsi memberikan rasa manis
sehingga bayi akan menyukai
bubur buahnya dan dengan
menambahkan perasan air jeruk
Anda tidak perlu menambahkan
gula pada bubur atau puree menu
tunggal. Untuk rasa terbaik,
pilihlah jeruk dengan rasa manis
dan kaya kandungan air.
Resep MPASI Protein Hewani dan
Nabati
Protein hewani dapat diperoleh
dari sumber makanan seperti
telur, daging dan ikan. Untuk
protein nabati dapat diperoleh dari
tahu, susu kedelai dan kacang-
kacangan. Berikut beberapa
sumber makanan yang dapat
digunakan sebagai pilihan menu
MPASI 6 bulan pertama:
1. Telur Ayam
Pada menu tunggal, Anda dapat
menggunakan telur ayam yang
telah direbus matang maupun
dengan cara scrambled atau
digoreng orek tanpa minyak
sebagai menu MPASI kombinasi.
Kandungan lemak dan protein
yang terdapat pada kuning telur
sangat bermanfaat pada 6 bulan
pertama tumbuh kembang anak.
Selain itu, telur juga mengandung
Vitamin A, asam folat, ribovlafin,
Vitamin B6, zat besi, kalium,
kalsium, dan fosfor. Kandungan
dalam putih telur juga tidak kalah
dengan kuning telurnya.
Teksturnya yang lembut
menyebabkan telur menjadi sajian
MPASI yang mudah. Namun,
hindari pemberian telur setengah
matang pada bayi, karena telur
setengah matang amat mudah
terinfeksi oleh bakteri berbahaya.
Pemberian telur pada 6 bulan
pertama juga harus dalam
pengawasan, karena tidak jarang
bayi akan menunjukkan reaksi
alergi pada konsumsi telur
pertamanya.
2. Daging dan Hati Ayam
Daging dan hati ayam merupakan
sumber protein hewani yang baik
untuk digunakan dalam menu
MPASI 6 bulan pertama. Gunakan
ayam kampung daripada ayam
petelur untuk menghindari
kandungan obat suntikan hormon
yang tidak baik pada ayam
petelur. Puree daging dan hati
ayam dapat dikombinasikan
dengan wortel, sayuran dan ubi
atau kentang sebagai sumber
karbohidat.
Dalam hal kandungan gizi, selain
kaya akan zat besi, daging dan
hati ayam juga kaya protein.
Kandungan niasin dan fosfor
dalam daging dan hati ayam
membantu mengubah protein,
lemak dan karbohidrat menjadi
energi pada proses metabolisme
sel. Selain itu, daging dan hati
ayam juga mengandung Vitamin
B6 dan selenium yang berfungsi
sebagai antioksidan yang akan
menguatkan sistem kekebalan
tubuh bayi Anda dari berbagai
penyakit.
3. Daging Ikan
Penggunaan daging Ikan sebagai
salah satu resep pemberian
MPASI telah umum dilaksanakan.
Ikan selain merupakan sumber
protein, memiliki kandungan DHA
yang amat baik bagi pertumbuhan
otak. Pilihan daging ikan yang
dapat Anda gunakan pada awal
pemberian MPASI antara lain ikan
air tawar seperti lele, mujair dan
bandeng.
Daging ikan yang telah diolah
berupa kukusan akan memiliki
tekstur yang lunak, sehingga
mudah untuk dicampur dengan
bahan makanan lain seperti bayam
sebagai sumber mineral dari
sayuran dan nasi, ubi dan kentang
sebagai sumber karbohidrat.
4. Tahu
Tahu merupakan salah satu
sumber protein nabati yang baik
bagi pertumbuhan bayi.
Teksturnya yang lunak membantu
bayi untuk mencerna dengan baik.
Selain protein, tahu juga
mengandung kalsium, fosfor dan
Vitamin A, B1 dan C. Penting untuk
mencuci bersih tahu sebelum
digunakan sebagai resep MPASI,
untuk menghindari tercemarnya
tahu dengan bakteri yang tidak
diinginkan. Selain tahu, kacang
kedelai dan kacang merah yang
dihaluskan dapat menjadi
alternatif pilihan sumber protein
nabati dalam resep MPASI 6 bulan
pertama.
Baca Juga : Ketahui Bagaimana Jadwal Makan Bayi 6 Bulan Yang Benar
Demikianlah informasi mengenai
resep MPASI untuk 6 bulan
pertama bayi. Kombinasi berbagai
makanan sehat akan membantu
bayi Anda untuk mengenal tekstur
dan rasa makanan dan tidak
menjadikannya picky eater di
masa dewasanya. Selamat
mencoba dan berkreasi !
Resep Mudah MPASI Bagi Bayi Pada 6 Bulan Pertama
Share this