Kebiasaan Buruk Penyebab
Munculnya Diabetes ~ Menjaga
kesehatan sangatlah penting
mengingat di zaman modern
sekarang ini, kita dituntut
melaksanakan berbagai rutinitas
sehari-hari misalnya bekerja,
belajar, dan aktivitas lainnya.
Andai seseorang terkena sebuah
penyakit, tentu akan mengganggu
orang tersebut dalam menjalankan
aktivitasnya. Termasuk penyakit
diabetes, penyakit ini sudah
merenggut 1,5 sampai 2,2 juta jiwa
di tahun 2012 dan diperkirakan
mengalami kenaikan setiap
tahunnya. Salah satu penyebab
diabetes sebenarnya berasal dari
kita sendiri, yakni masih
melakukan kebiasaan buruk
sehingga dapat menimbulkan
penyakit diabetes. Lantas
kebiasaan buruk apakah yang
memicu datangnya penyakit
diabetes ???
Diabetes Mellitus (DM) atau lebih
akrab disapa Kencing Manis
merupakan salah satu penyakit
dengan kondisi kadar gula darah
terlalu tinggi dalam tubuh akibat
dari terganggunya organ pankreas
merubah gula menjadi energi.
Dalam hal ini penyebab diabetes
dipengaruhi oleh dua jenis, yakni
rusaknya pankreas dalam
menghasilkan hormon insulin serta
dari gaya hidup tidak sehat yang
menyebabkan penyakit diabetes.
Bagi Anda yang belum mengenal
apa itu penyakit diabetes, silahkan
baca artikel di bawah ini.
Baca juga : Apa Sih Itu Diabetes Mellitus ? Lalu
Apa Gejala Awalnya ??
Kebiasaan Buruk Penyebab
Diabetes
Berbicara mengenai diabetes
sendiri terdiri dari dua, yakni
diabetes tipe-1 dan diabetes
tipe-2. Ternyata, penderita
diabetes terbanyak di dunia adalah
diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2
biasanya dipengaruhi oleh gaya
hidup tidak sehat dan beberapa
kebiasaan buruk lainnya. Berikut
beberapa kebiasaan buruk yang
menyebabkan datangnya diabetes :
1.) Mengonsumsi Makanan Manis
Siapa yang tidak suka dengan
makanan manis seperti teh manis,
permen, dan coklat ?? Pasti Anda
juga menyukai makanan manis
tadi. Akan tetapi, dibalik rasa
manisnya terkandung bahaya
ketika dikonsumsi secara
berlebihan, yakni potensi terkena
penyakit diabetes semakin besar.
Makanan bermanis mengandung
kalori dalam jumlah banyak,
misalnya dari segelas teh
mengandung kalori sebanyak 150
sampai 300 kalori. Sementara
kebutuhan kalori harian manusia
hanya sekitar 1000-1200 kalori.
dari minum teh saja sudah
memberikan kalori seperti itu,
itupun belum ditambah dengan
kalori lainnya seperti nasi. Kadar
kalori yang begitu tinggi menjadi
penyebab diabetes menyerang
seseorang.
Tips : Kurangi gula dalam
makanan maupun minuman, atau
bisa juga mengganti gula biasa
dengan gula tebu atau gula sintetis
sejenis, gula sintetiz tidak
mengandung kalori sehingga tidak
akan menaikkan kadar gula darah.
Jangan lupa untuk selalu
mengonsumsi air putih guna
melancarkan sistem peredaran
darah.
2.) Mengonsumsi Makanan Junk
Food dan Fast Food
Sekilas mengenai makanan junk
food adalah salah satu olahan
makanan dengan sedikit kandungan
di dalamnya, makanan ini dapat
Anda jumpai pada makanan serba
digoreng, sementara makanan fast
food adalah makanan yang
disajikan dalam hitungan menit
seperti mie instant, pizza, burger,
hot dog, dll. Makanan junk food
seperti gorengan ternyata
mengandung kalori cukup tinggi,
walaupun makanan digoreng terasa
lebih nikmat, namun Anda juga
jangan mengonsumsinya secara
berlebihan.
Pasalnya, konsumsi kalori berlebih
tanpa diimbangi dengan olahraga
dan aktivitas fisik lainnya akan
mempengaruhi kadar kalori tadi.
Supaya tidak terbuang sia-sia,
kalori itu dirubah menjadi lemak-
lemak, kemudian disimpan di
bawah kulit oleh pankreas dan hati.
Akan tetapi, jika Anda malas
beraktivitas hingga malas
berolahraga, maka jumlah lemak
semakin menumpuk di bawah kulit,
akibatnya Anda bisa mengalami
obesitas. Pada makanan cepat saji,
mayoritas bahan pembuatan
makanan tersebut didominasi oleh
tepung, tepung mengandung kalori
sederhana yang mudah dicerna
oleh tubuh kita. Konsumsi makanan
cepat saji dapat menumpuk kalori
karena kalori pada tepung cepat
dicerna oleh tubuh. Sehingga
resiko terkena gangguan kesehatan
seperti diabetes semakin besar.
Tips : kurangi makanan fast food
maupun junk food dari sekarang
mengingat sedikitnya kandungan
gizi pada makanan tersebut. Anda
bisa mengonsumsi makanan
dengan nilai gizi tinggi seperti
bubur gandum, sayur sop, tumis
kangkung, nasi liwet teri dan masih
banyak lagi.
3.) Kesalahan Ketika Makan
Katanya, makan dalam porsi
banyak akan membuat kenyang
lebih lama. Sebenarnya hal itu
tidak salah, namun apakah
makanan yang mereka konsumsi
benar-benar mengandung gizi
lengkap atau belum. Makan secara
berlebihan, makan ketika marah,
suka ngemil, makan terlalu cepat
ternyata dapat menyebabkan
diabetes jika sering dilakukan.
Makan secara berlebihan
menghasilkan jumlah kalori lebih
banyak daripada jumlah kalori pada
makanan dalam porsi pas,
akbiatnya kandungan kalori
semakin menumpuk dan
menyebabkan resiko terkena
diabetes. Sementara makan ketika
marah maupun suka ngemil
makanan akan membuat Anda lupa
apakah perut Anda sudah kenyang
atau belum, sehingga Anda tidak
bisa menghitung kadar kalori yang
masuk. Kesalahan makan
selanjutnya adalah makan secara
terburu-buru, berdasarkan
penelitian di Jepang beberapa
waktu belakangan, mengungkapkan
bahwa makan dalam waktu singkat
(yakni kurang dari 10 menit)
beresiko terhadap kesehatan badan
Anda.
Tipsnya : Konsumsi makanan
berserat maupun makanan dengan
karbohidrat kompleks. Makanan
berserat didapat dari berbagai
sayuran, sementara karbohidrat
kompleks bisa berasal dari tepung
gandum, oat meals, jagung,
kacang-kacangan, tempe, beras
merah, ketan merah, dan masih
banyak lagi.
4.) Anda Perokok
Rokok mengandung berbagai bahan
kimia, dan ini bisa berbahaya bagi
tubuh apabila zat sisanya (berupa
asap) dihirup oleh manusia. Dari
hasil survei di Amerika
mengatakan jika penderita diabetes
mengalami kenaikan sekitar 22
persen atau 4.572 relawan akibat
selalu merokok.
Tips : mulai sekarang, hentikan
kebiasaan merokok Anda, sebab
rokok itu mengandung berbagai zat
kimia dan apabila masuk ke organ
manusia, maka zat kimia tadi akan
bereaksi dengan zat kimia di organ
tersebut. Sebaiknya ubahlah
kebiasaan merokok dengan rutin
mengonsumsi buah-buahan serta
minuman jus buah dengan manfaat
di dalamnya tentu akan menjaga
kesehatan tubuh.
5.) Suka Minuman Bersoda
Nikmatnya minum minuman
bersoda, terlebih ketika di siang
hari sedang panas-panasnya dan
Anda minum minuman ini, maka
sensasi segar terpancar setelah
meminumnya. Akan tetapi,
berdasarkan penelitian terakhir
oleh The Nurses’ Healthy Study II
menyebutkan bahwa relawan
dengan konsumsi minuman
bersoda setiap hari memiliki resiko
lebih besar dibandingkan dengan
relawan yang tidak menyukai
minuman bersoda. Kandungan pada
minuman bersoda seperti gula
simpleks ternyata mudah dicerna
oleh tubuh, sehingga Anda akan
mencari makanan yang lain karena
mudah lapar.
Tips : Ubahlah kebiasaan
mengonsumsi minuman bersoda,
sebaiknya ganti minuman itu
dengan jus buah atau sayur rendah
gula.
6.) Tidak Mampu Mengontrol Stress
Setiap orang mengalami tingkat
stress masing-masing, namun
perbedaan orang satu dengan orang
lainny adalah kemampuan dalam
mengontrol stress. Ketika stress
datang, kandungan gula darah akan
meningkat, tubuh sudah menjawab
respon tersebut dengan
menetralkan kadar gula darah oleh
hormon ginjal. Selain itu, produksi
hormon epinephrine dan kortisol
akan meningkat dan berfungsi
menetralkan kadar gula darah
dalam tubuh. Meningkatnya kadar
gula darah menjadi pemicu
munculnya diabetes. Apabila stress
dapat dikontrol, maka Anda akan
selalu sehat jasmani dan rohani.
Tips : Kurangi tingkat stress Anda
dengan meluangkan waktu sejenak
untuk bermain, relaksasi dengan
mengonsumsi teh hijau atau
berbincang-bincang dengan teman
7.) Malas Berolahraga
Menjaga kesehatan tidak semudah
diucapkan, butuh pengorbanan,
salah satunya adalah dengan
beraktivitas fisik maupun
berolahraga guna mengurangi
lemak-lemak yang menempel di
bawah kulit. Menurut informasi dari
WHO mengungkapkan bahwa
kawasan Asia akan mengalami
peningkatan hingga 90% untuk
penderita diabetes. Kesimpulannya,
orang-orang malas berolahraga dan
melakukan aktivitas fisik lainnya
mengalami resiko terkena diabetes
semakin besar.
8.) Kurang Tidur
Kurang tidur juga menyebabkan
gangguan kesehatan, seperti
Insomnia dan diabetes. Khusus
untuk diabetes, penderita dilarang
tidur terlalu malam. Hal ini karena
kurang tidur dapat mempengaruhi
kualitas metabolisme.
Metabolisme merupakan proses-
proses kimiawi yang terjadi di
dalam tubuh untuk menghasilkan
energi. Hasil riset membuktikan
bahwa tidur kurang dari 3 jam
setiap hari dapat menurunkan
fungsi metabolisme, menurunnya
fungsi metabolisme juga
berdampak terhadap kemampuan
tubuh untuk mengolah glukosa yang
menurun drastis, sehingga kurang
tidur dapat mengganggu kesehatan
Anda ......
Tips : luangkan waktu sejenak (+-
30 menit) untuk beristirahat, karena
dari hasil penelitian terakhir
mengungkapkan bahwa tidur siang
(+- 30 menit) sehari ternyata bagus
untuk memaksimalkan sistem
metabolisme.
Itulah beberapa kebiasaan buruk
penyebab diabetes. Diabetes
terbagi menjadi dua jenis, namun
jumlah penderita diabetes saat ini
disebabkan karena pola hidup yang
salah dan malas berolahraga.
Dengan menerapkan beberapa tips
sederhana dari saya, Anda bisa
menghindarkan diri dari penyakit
mematikan ini.
Baca juga : Makanan Ajaib Penurun
Gula Darah Manusia
Share this