Jika Anda penyuka susu kedelai,
maka pilihan Anda sudah tepat
karena banyak sekali manfaat
susu kedelai bagi kesehatan dan
kebugaran tubuh. Susu kedelai
pertama kali dikenal di China pada
masa pemerintahan Dinasti Han.
Dikisahkan, ibu dari sang raja
yang memerintah di masa itu
sedang sakit dan tidak dapat
mengunyah makanan keras. Raja
kemudian menggiling kacang
kuning yang sebelumnya telah
direndam, menjadi cairan yang
disebut dengan susu kacang.
Setelah meminum susu kacang,
sakit sang ibu perlahan membaik
yang membuat susu kacang
kemudian menyebar luas ke
masyarakat. Susu kacang inilah
yang menjadi cikal bakal susu
kedelai yang kita kenal sekarang
ini.
Susu kedelai atau sari kedelai
dibuat dengan cara merendam
kedelai kering dalam air yang
kemudian diblender, disaring, dan
direbus. Menurut ahli nutrisi, susu
kedelai tidak termasuk dalam
kategori susu, karena susu adalah
sebutan bagi cairan yang
diproduksi oleh kelenjar susu
pada manusia dan mamalia.
Sebutan susu kedelai adalah
karena minuman ini berwarna
putih kekuningan mirip susu.
Apa Saja Manfaat Susu Kedelai
bagi Tubuh Kita?
Susu kedelai sebanyak 100 ml
menyediakan 80 kalori dari 4 gram
karbohidrat, 1 gram gula, 4 gram
lemak, dan 7 gram protein. Susu
kedelai yang sudah diproses dan
dikemas juga menyediakan
vitamin A, vitamin B kompleks,
dan vitamin D dengan kandungan
berkisar antara 10 hingga 45% dari
jumlah yang direkomendasikan.
Selain itu, susu kedelai juga
mengandung kalsium dan
magnesium dengan jumlah yang
juga signifikan.
Kandungan nutrisi dalam susu
kedelai yang cukup kaya
membuatnya mendatangkan
banyak manfaat bagi kesehatan.
Apalagi, dalam proses
pembuatannya, susu kedelai dapat
ditambahkan bermacam-macam
rasa sehingga tidak kalah enak
dari susu sapi. Di bawah ini
adalah beberapa manfaat susu
kedelai yang pastinya tidak ingin
Anda lewatkan:
- Susu kedelai sebagai alternatif pilihan yang tepat untuk menggantikan susu sapi
Sebagian orang mengalami
kondisi yang disebut dengan
lactose intolerance. Lactose
intolerance adalah
ketidakmampuan tubuh untuk
mencerna dan menyerap laktosa
(gula yang terdapat dalam susu
dan produk susu) karena
kurangnya atau tidak adanya
enzim laktase dalam tubuh.
Apabila Anda mengalami kondisi
ini, Anda dapat mengganti susu
sapi dengan susu kedelai. Apalagi
susu kedelai memiliki usia
simpan yang lebih panjang
daripada susu sapi, dan bahkan
beberapa jenis susu kedelai yang
sudah dalam bentuk kemasan
dapat disimpan dalam suhu
ruangan selama beberapa bulan.
- Susu kedelai mengandung vitamin B kompleks
Salah satu manfaat susu kedelai
adalah sebagai sumber vitamin B2
dan B12 yang sangat kaya. Fungsi
vitamin B12 adalah untuk
membantu sel-sel tubuh dalam
memproduksi DNA, membantu
fungsi sel-sel darah merah
sehingga dapat mencegah anemia
dan mempertahankan fungsi sel-
sel saraf. Sejalan dengan vitamin
B12, vitamin B2 membantu tubuh
menghasilkan lebih banyak energi
dan melindungi DNA dari
kerusakan.
Secangkir susu kedelai
mengandung 3 mikrogram vitamin
B12, melebihi kebutuhan vitamin
B12 harian yang sejumlah 2.4
mikrogram. Sedangkan kandungan
vitamin B2 dalam sejumlah yang
sama susu kedelai adalah sebesar
0.5 miligram, yang mencukupi
separuh kebutuhan harian tubuh
baik pada pria dan wanita.
- Susu kedelai mengandung protein dengan kualitas tinggi
Kita mengenal asam amino
sebagai senyawa organik yang
menyusun protein. Terdapat
beberapa jenis asam amino, di
antaranya adalah asam amino
kondisional, asam amino non
esensial, dan asam amino
esensial. Asam amino esensial
adalah asam amino yang
dibutuhkan oleh tubuh manusia,
namun tubuh tidak dapat
memproduksinya sendiri.
Terdapat sembilan jenis asam
amino esensial yang kita
butuhkan. Sumber protein nabati
biasanya hanya mengandung
sebagian dari asam amino
esensial yang dibutuhkan tubuh
sedangkan kedelai mengandung
semua jenis asam amino esensial
tersebut. Inilah salah satu manfaat
susu kedelai yang sangat penting.
Tubuh kemudian akan mengolah
kesembilan jenis asam amino
esensial tersebut untuk
membentuknya menjadi antibodi
yang penting bagi sistem
kekebalan tubuh, protein yang
membentuk struktur jaringan, dan
enzim-enzim lain yang membantu
sel-sel tubuh menghasilkan
energi.
- Susu kedelai sebagai sumber kalsium dan zat besi
Tubuh membutuhkan kalsium
untuk mempertahankan jaringan
tulang yang padat dan kuat.
Apabila kekurangan kalsium, tubuh
akan mengambil kalsium dari
tulang, yang kemudian akan
mengurangi kepadatannya dari
waktu ke waktu. Secangkir susu
kedelai (tanpa tambahan pemanis)
dapat mencukupi kebutuhan 299
miligram kalsium, atau setara
dengan 30% kebutuhan kalsium
harian.
Zat besi dalam susu kedelai
membantu pembuluh darah untuk
berfungsi dengan baik, sehingga
peredaran darah menjadi lancar
dan jaringan di seluruh tubuh
mendapat oksigenasi yang
dibutuhkan. Satu kali penyajian
susu kedelai mengandung 1.1
miligram zat besi yang setara
dengan 14% kebutuhan zat besi
harian pada pria dan 6% kebutuhan
zat besi harian pada wanita.
Kandungan kalsium dan zat besi
dalam susu kedelai yang tidak
kalah jika dibandingkan dengan
susu sapi inilah yang membuat
manfaat susu kedelai tidak dapat
dipandang sebelah mata.
- Memperbaiki profil lemak dalam darah
Tidak seperti susu sapi yang
memiliki kandungan lemak jenuh
dan kolesterol yang tinggi, susu
kedelai lebih banyak mengandung
lemak tak jenuh dengan kadar
kolesterol yang mendekati nol.
Lemak tak jenuh berfungsi
mencegah aliran kolesterol dalam
aliran darah.
Penelitian menunjukkan bahwa
rutin mengkonsumsi kedelai (bisa
dalam bentuk mentah, susu, atau
lainnya, misalnya tahu atau
tempe) dapat secara signifikan
menurunkan konsentrasi
trigliserida dan LDL ( low density
lipoprotein /lemak jahat) serta
menaikkan konsentrasi HDL (high
density lipoprotein /lemak baik).
Fakta ini meneguhkan manfaat
susu kedelai untuk minuman
sehari-hari apabila Anda memiliki
kadar kolesterol tinggi atau
riwayat keluarga dengan penyakit
jantung koroner.
- Berperan penting dalam menurunkan berat badan
Secara alami, susu kedelai
memiliki kadar gula yang lebih
rendah daripada susu sapi.
Sebagai perbandingan, dalam satu
cangkir susu sapi terkandung 12
gram gula, sedangkan pada susu
kedelai hanya 7 gram saja. Oleh
sebab itu, kalori dalam susu
kedelai pun lebih rendah daripada
susu sapi.
Akan tetapi, kandungan serat
dalam susu kedelai lebih banyak,
sehingga jika meminumya Anda
akan merasa kenyang lebih lama.
Di samping itu, asam lemak tak
jenuh dalam susu kedelai dapat
membantu mencegah dinding usus
menyerap lemak. Beberapa hal
tersebutlah yang menjelaskan
manfaat susu kedelai dalam
menurunkan berat badan.
Susu kedelai mengandung asam
lemak omega-3 dan omega-6,
juga fitoantioksidan yang dapat
melindungi sel-sel tubuh dari
kerusakan. Ikatan komponen
tersebut melindungi dinding sel
dari serangan radikal bebas.
Mekanisme inilah yang mendasari
manfaat susu kedelai untuk
mencegah beberapa jenis kanker.
Di samping itu, dalam kedelai
terdapat fitoestrogen, yakni
hormon yang dapat mencegah
pembentukan testosteron pada
pria. Penurunan kadar testosteron
dapat secara signifikan
mengurangi resiko terjadinya
kanker prostat. Penelitian
menunjukkan bahwa kelompok
pria yang mengkonsumsi diet kaya
kedelai memiliki resiko lebih
rendah untuk terkena kanker
prostat.
Dari beberapa poin di atas, kini
kita mengetahui bahwa ternyata
manfaat susu kedelai sangat
banyak. Cara membuat susu
kedelai pun sangat mudah.
Pertama-tama cuci bersih kacang
kedelai lalu rendam beberapa jam.
Setelah itu, bersihkan kulit arinya.
Blender kacang kedelai yang telah
dibersihkan hingga halus, lalu
saring dengan kain atau saringan
yang lubangnya kecil. Langkah
berikutnya adalah dengan
merebus sari kedelai agar tidak
langu. Jika Anda tidak memiliki
waktu untuk membuat susu
kedelai sendiri, jangan khawatir.
Banyak susu kedelai siap saji
yang dapat langsung Anda nikmati
Share this