Menderita perut kembung bisa jadi
membuat seseorang merasa tidak
nyaman, untungnya beragam cara
mengatasi perut kembung dapat
dengan mudah dilakukan. Perut
kembung adalah suatu kondisi
dimana perut terasa penuh akibat
penumpukan gas dalam usus
halus. Penumpukan gas selain
menyebabkan kembung juga dapat
membuat perut terlihat lebih
besar. Selain itu, tidak jarang
perut kembung disertai dengan
gejala lain seperti kram, nyeri,
diare, sesak nafas, dan nyeri
punggung bawah. Selain karena
penumpukan gas, banyak faktor
lain yang dapat menyebabkan
perut kembung, seperti konstipasi,
tukak lambung, anoreksia,
kekenyangan, salah cerna,
premenstrual syndrome (PMS),
menopause, dan penyakit radang
usus. Faktor psikologis seperti
kecemasan juga dapat
menyebabkan perut kembung.
Beragam Cara Mengatasi Perut
Kembung dari Bahan Alami
Cara yang paling manjur untuk
meredakan perut kembung adalah
kentut dan buang air besar (jangan
biasakan menahan kentut maupun
buang air besar!). Namun tenang
saja, apabila kedua hal tersebut
tidak dapat Anda lakukan karena
satu dan lain hal, ada beberapa
langkah yang dapat Anda coba
mulai dari obat tradisional,
modifikasi diet, hingga perbaikan
pola hidup. Di bawah ini adalah
beberapa cara mengatasi perut
kembung secara alami yang dapat
Anda praktikkan di rumah.
Peppermint sangat baik untuk
meredakan perut kembung dan
memudahkan gas keluar dari
sistem pencernaan. Kandungan
menthol dalam daunnya memiliki
efek antispasmodik terhadap otot-
otot sistem pencernaan.
Peppermint juga menimbulkan
efek relaksasi, sehingga dapat
meredakan perut kembung akibat
cemas atau stres. Cobalah minum
secangkir teh peppermint setelah
makan malam, dan Anda akan
mengetahui mengapa peppermint
termasuk dalam salah satu cara
mengatasi perut kembung yang
paling populer.
Sebagian besar orang membuat
teh dengan cara mencelupkan
kantong teh ke dalam air panas.
Kemudian setelah beberapa menit,
kantong teh tersebut diambil
kembali dan teh siap disajikan.
Namun tahukah Anda bahwa cara
membuat teh seperti itu tidak
membuat manfaat teh melarut
sempurna ke dalam air? Cara
membuat teh yang benar adalah
setelah Anda merebus air,
siramkan air tersebut pada
kantong teh yang sudah Anda
letakkan di dalam cangkir.
Kemudian, tutup cangkir dan
biarkan selama 10-15 menit.
Setelah itu minum teh seperti
biasa.
Anda mungkin tidak pernah
mengetahuinya. Namun biji adas
sangat efektif untuk mengatasi
masalah pencernaan karena
mengandung zat antimikroba. Biji
adas juga mengandung zat
analgesik alami serta dapat
membantu mengeluarkan gas dari
perut. Selain itu, biji adas dapat
merelakskan ketegangan otot pada
sistem pencernaan sehingga perut
kembung Anda dapat semakin
cepat mereda.
Bagaimana menggunakan biji adas
sebagai cara mengatasi perut
kembung? Sangat mudah. Anda
dapat mengunyah begitu saja
beberapa biji adas setelah makan
besar. Atau, tambahkan 1 sendok
teh biji adas ke dalam 1 cangkir
air panas. Tutup cangkir rapat-
rapat dan biarkan meresap selama
5-10 menit. Tekan-tekan untuk
mendapatkan ‘sari’-nya. Minum
larutan ini 2-3 kali dalam sehari.
Jahe adalah tanaman rempah yang
sangat populer di Indonesia.
Tanaman ini dapat tumbuh dengan
mudah di manapun. Jahe dapat
dimanfaatkan sebagai bumbu
masakan, obat beberapa penyakit
sederhana, dan tentu saja sebagai
minuman ringan hangat yang
nikmat diminum pada saat cuaca
dingin.
Jahe dapat digunakan tidak hanya
sebagai salah satu cara mengatasi
perut kembung, namun juga
masalah pencernaan lain seperti
mual, flu perut, atau salah makan.
Kandungan zat kimia alami di
dalamnya dapat membantu
meredakan peradangan pada usus
dan membuat otot sistem
pencernaan menjadi lebih relaks.
Jahe juga mencegah pembentukan
gas dalam perut dan membantu
usus berkontraksi mengeluarkannya.
Cara membuat minuman jahe juga
sangat mudah. Ambil satu atau
dua ruas jahe segar, lalu cuci
sambil digosok hingga bersih.
Geprek jahe tersebut lalu
masukkan ke dalam cangkir
bersama dengan madu dan air
lemon sesuai selera. Siram
dengan air panas hingga cangkir
penuh, lalu tutup rapat-rapat
selama 10 menit untuk
membiarkannya meresap dengan
sempurna.
Cara mengatasi perut kembung
yang berikutnya adalah
menggunakan jinten. Tanaman
jinten berasal dari bagian timur
Laut Tengah dan India. Meskipun
demikian, jinten sudah menyebar
ke berbagai pelosok dunia tidak
terkecuali di Indonesia. Jinten,
terutama jinten putih, umum
digunakan sebagai bumbu pada
sejumlah masakan Indonesia
karena aromanya yang kuat dan
memberi efek pedas. Selain
kegunaannya di dunia kuliner,
jinten juga dapat dimanfaatkan
untuk meredakan perut kembung.
Jika Anda menderita perut
kembung, Anda bisa mengunyah
biji jinten beberapa kali dalam
sehari. Jika rasa dan aromanya
terlalu kuat untuk Anda, Anda
dapat menggerusnya untuk
dicampurkan dalam segelas teh
hangat. Jika Anda sering
mengalami perut kembung, Anda
dapat mengkonsumsi jinten secara
teratur di pagi hari sampai Anda
tidak membutuhkannya lagi.
Penumpukan gas dalam perut
dapat diakibatkan oleh konsumsi
makanan tinggi serat. Serat lebih
sulit untuk dicerna. Ketika
makanan yang mengandung
banyak serat tidak tercerna
dengan baik di usus halus, pada
saat sisa-sisa makanan tersebut
mencapai usus besar, bakteri
alami di usus besar akan
memakannya dan menghasilkan
gas sebagai produk akhirnya.
Labu dapat membantu mengurangi
rasa kembung di perut karena
dapat mengurangi jumlah gas
yang menumpuk. Untuk
meredakan perut kembung, labu
dapat dimakan kapan saja dan
diolah menjadi hidangan apa saja
sesuai selera.
Saat ini telah tersedia minuman
probiotik dari berbagai merk yang
dijual bebas di supermarket.
Minuman probiotik tersebut
mengandung ragi dan bakteri yang
mirip dengan bakteri alami di
usus. Bakteri inilah yang
membantu mempertahankan
sistem pencernaan yang sehat,
yang pada akhirnya akan
menyingkirkan beberapa masalah
pencernaan sehingga cocok
dijadikan salah satu cara
mengatasi perut kembung.
Minuman probiotik cocok Anda
gunakan untuk meredakan perut
kembung akibat diare, penyakit
radang usus, dan kesulitan dalam
mencerna serat.
Ada beberapa jenis makanan
tertentu yang dapat menimbulkan
gas dalam sistem pencernaan, di
antaranya adalah kubis, kembang
kol, brokoli, kacang-kacangan,
selada, bawang, apel, dan pir.
Anda dapat membatasi konsumsi
jenis makanan tersebut, atau
menggantinya dengan jenis
makanan lain yang tidak
menimbulkan rasa kembung di
perut namun tetap mengandung
nilai nutrisi.
Selain jenis makanan tersebut,
makanan berlemak dan pemanis
buatan juga dapat menyebabkan
perut kembung. Tubuh mencerna
lemak lebih lambat. Hal ini berarti
makanan berlemak tinggal cukup
lama dalam sistem pencernaan
untuk menghasilkan gas yang
dapat menumpuk di usus.
Sehingga, cara mengatasi perut
kembung yang berikutnya adalah
membatasi konsumsi daging
merah, gorengan, mentega, dan
krim. Untuk mendapatkan protein
hewani, Anda bisa mengganti
daging merah dengan ikan.
Sedangkan untuk susu, Anda dapat
memilih susu skim atau susu
rendah lemak.
Ketika beragam cara mengatasi
perut kembung sudah Anda
lakukan dan tidak ada perubahan,
tidak ada salahnya memeriksakan
diri ke dokter untuk mendapatkan
penanganan yang tepat. Umumnya,
perut kembung tidak
membahayakan. Namun apabila
disertai dengan mual
berkepanjangan, berak darah atau
kehitaman, diare atau konstipasi
parah, nyeri dada, atau penurunan
berat badan yang signifikan, bisa
jadi merupakan gejala penyakit
yang serius. Semoga artikel ini
bermanfaat .
Share this